Pengaruh Panjang Serat Kering Daun Nanas Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Belah Beton Usia Dini Menggunakan Bahan Tambah Abu Terbang Limbah Batu Bara ( Fly Ash )

suhendro Trinugroho

Abstract


Abstrak - Beton memiliki karakteristik yang mudah dibentuk, tahan terhadap temperatur tinggi, lebih ekonomis, serta memiliki kuat tekan tinggi, disisi lain beton juga memiliki kuat tarik yang lemah. Penggunaan serat diharapkan menjadi salah satu upaya mengurangi kelemahan beton tersebut. Dalam penelitian ini digunakan serat kering daun nanas  dan bahan tambah limbah batu bara ( Fly Ash ) sebagai penggati semen. Penelitian ini bertujuan bagaimana pengaruh penambahan serat kering daun nanas terhadap kuat tekan maupun kuat tarik belah beton.Metode pencampuran beton menggunkan Packing Density pada beton usia dini. Perancangan dengan cetakan silinder 150 mm x 300 mm. Jumlah sampel pada setiap variasi panjang serat dan pengujian yang dilakukan sebanyak 3 sampel dan total sebanyak 120 sampel. Pengujian dilakukan pada umur beton 1 hari, 3 hari, 7 hari, 14 hari.  Variasi panjang serat yang digunakan 1 cm dan 1,5 cm dengan kadar penambahan 5 % dan kadar bahan tambah abu terbang ( Fly Ash ) 13,719 %  dari berat semen. Hasil pengujian variasi beton serat 1 cm kuat tekan rata-rata tertinggi sebesar 19,71 MPa, kuat tarik belah rata-rata tertinggi sebesar 2,37 MPa. Pengujian variasi beton serat 1,5 cm kuat tekan rata-rata tertinggi sebesar 20,75 MPa, kuat tarik belah rata-rata tertinggi sebesar 3,19 MPa. Sehingga pada penambahan panjang serat yang digunakan dapat meningkatkan kuat beton.

 

Keyword : beton usia dini, serat kering daun nanas, abu terbang (Fly Ash),Packing Density.


Full Text:

XML PDF

References


ACI 232.2R-03.2003. Use of Fly Ash in Concrete. Dilaporkan oleh ACI Commitee 232. American Concrete Institute, Farmington Hills, Michigan

Alimul, Hidayat A.A. (2008). Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisa .Data. Jakarta: Salemba Medika.

Anonim., 1990. SNI T-15-1990-03. Tata Cara Rencana Pembuatan Campuran Beton Normal, Departemen Pekerjaan Umum, Yayasan Lembaga Penyelidikan Masalah Bangunan, Bandung.

Badan Standarisasi Nasional.2015. Standar Nasional Indonesia (SNI)15-2049-2015.

BSN. 1990. Metode Pengujian Berat Jenis Dan Penyerapan Air Agregat Halus SNI-03-1970-1990. Jakarta.Badan Standarisasi Nasional.

BSN. 1992. Pengujian Kotoran Organik Dalam Pasir Untuk Campuran Beton Atau Mortar SNI-03-2816-1992. Jakarta.Badan Standarisasi Nasional.

BSN. 2002. Metode pengujian kekuatan tekan mortar semen portland untuk pekerjaan sipil SNI-03-60820-2002.Jakarta.Badan Standarisasi Nasional

BSN. 2002. Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung, SNI-2847-2002. Bandung.Badan Standarisasi Nasional

BSN. 2011. Cara Uji Tekan Beton Dengan Benda Uji Silinder, SNI-1974-2011. Jakarta.Badan8 Standarisasi Nasional.




DOI: https://doi.org/10.33319/piltek.v6i2.99

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Indexed By :

 

Publisher :

LPPM Universitas Merdeka Madiun
Website: http://unmermadiun.ac.id
Email: lppm@unmer-madiun.ac.id / pilarteknologi@unmer-madiun.ac.id  
© Copyright 2021 PILAR TEKNOLOGI : Jurnal Teknik (Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik)
ISSN 2580-3557 (Online)